INDIVIDU DAN MASYARAKAT

 


PENGERTIAN INDIVIDU DAN MASYARAKAT

"Individu” berasal dari kata latinyaitu “individium” artinya “yang tak terbagi”. Yang artinya merupakan suatu sebutan yang dapat digunakan untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas sehingga individu ini tidak bisa dipisahkan lagi jadi bagian terkecil. Maksudnya bahwa manusia merupakan satu kesatuan jiwa dan raga yang tak dapat dipisah satu sama lain (Allport:T.T). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkah laku individu adalah faktor intern dan ekstern. Faktor intern meliputi faktor-faktor biologis dan psikologis, sedangkan faktor ekstern mencakup faktor-faktor lingkungan fisik dan lingkungan sosial (Ahmadi, 2004:27). 

Kata masyarakat merupakan terjemahan dari kata (community atau komunitas). Secara definitif dapat didefinisikan sebagai sekelompok manusia yang terdiri dari sejumlah keluarga yang bertempat tinggal di suatu wilayah tertentu baik di desa ataupun di kota yang telah terjadi interaksi sosial antara anggotanya atau adanya hubungan sosial (social relationship) yang memilki norma dan nilai tertentuyang harus dipatuhi oleh semua anggotanya dan memiliki tujuan tertentu pula. Menurut Selo Soemarjan (1962) mengemukakan bahwa: “Masyarakat adalah suatu wilayah kehidupan sosial yangditandai oleh suatu derajat hubungan tertentu:.


HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU DENGAN MASYARAKAT

Lalu apa hubungan dari individu dengan masyarakat? Hubungan individu dengan masyarakat adalah salah satu contoh dari hubungan sosial dalam hal sosiologi. Hubungan sosial adalah adalah interaksi atau hubungan timbal balik yang terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok dan kelompok dengan kelompok. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia hubungan sosial adalah hubungan seseorang dengan orang lain dalam pergaulan hidup di tengah-tengah masyarakat. Di tengah masyarakat yang mempunyai beragam sifat hubungan sosial sangat penting dilakukan agar mencegah perilaku individualisme antar masyarakat, karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain.

Dalam hal nya jenis-jenis hubungan sosial terdapat 3 hubungan yaitu:

  1. Hubungan antara individu dengan individu adalah hubungan yang dilakukan oleh dua orang contoh nya kita sedang berbicara dengan ibu kita.
  2. Hubungan individu dengan kelompoknya adalah hubungan yang terjadi antara guru dengan murid.
  3. Hubungan kelompok dengan kelompok adalah hubungan yang dilakukan oleh banyak orang seperti contoh kelompok A dan kelompok B ketika sedang berdebat dan dalam satu kelompok terdiri atas lima orang.
Contoh-contoh interaksi sosial antara individu dan masyarakat:
  1. Seorang penjual makanan ringan menawarkan barang dagangannya ke lingkungan sekitar rumahnya 
  2. Seorang guru yang sedang mengajar murid murid nya 
  3. Ulama berkhotbah kepada jemaah dalam pengajian di masjid.
  4. Seorang bupati mengadakan rapat kerja dengan bawahannya.
  5. Ketua RT mengadakan kerjabakti gotong royong membersihkan lingkungan sekitar

DAFTAR PUSTAKA

Credit Image





Komentar

Postingan Populer